Jumo, [Jumat 16, November 2025] – Dalam rangka meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, SMK Negeri Jumo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Larangan dan Bahaya Narkoba bekerja sama dengan PERADI dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui program nasional “Go To School”. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah dalam memberikan pendidikan karakter dan pengetahuan hukum serta kesehatan kepada generasi muda.
Acara sosialisasi dilaksanakan pada pagi hari bertempat di halaman utama upacara SMK Negeri Jumo, yang diikuti oleh seluruh siswa serta dewan guru. Dalam kesempatan tersebut, para pemateri dari PERADI dan IAI menyampaikan materi lengkap mengenai berbagai jenis narkoba, motif penyalahgunaan, dampak kesehatan, hingga konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku, pengedar, maupun pengguna.
Siswa diajak untuk memahami bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan dan masa depan secara pribadi, tetapi juga membawa dampak buruk bagi lingkungan keluarga dan masyarakat. Para pemateri menekankan bahwa pergaulan yang salah dan kurangnya informasi yang benar sering menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba, sehingga pendidikan sejak dini sangat diperlukan.
Suasana sosialisasi berlangsung hidup dan interaktif. Para siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga berbagi pandangan terkait maraknya kasus narkoba di kalangan remaja. Semangat peserta semakin meningkat dengan adanya kuis berhadiah. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan penting mengenai bahaya narkoba mendapatkan berbagai doorprize menarik yang telah disiapkan panitia. Hal ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus cara menyenangkan untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan.
Tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi untuk peserta didik, kegiatan ini juga dilanjutkan di Graha Mahera, tempat diselenggarakannya pelayanan cek kesehatan gratis bagi guru dan staf karyawan SMK Negeri Jumo. Pemeriksaan kesehatan mencakup pengecekan tekanan darah, kebugaran dasar, hingga konsultasi mengenai kondisi kesehatan masing-masing. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian PERADI dan IAI terhadap kesehatan para pendidik dan tenaga kependidikan yang menjadi ujung tombak keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Negeri Jumo berharap para siswa mampu memahami secara menyeluruh bahaya narkoba dan mampu menerapkan sikap bijak dalam memilih lingkungan pergaulan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen bersama untuk menjaga diri, keluarga, serta lingkungan sekitar dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
SMK Negeri Jumo menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang mendukung pembentukan karakter pelajar Pancasila yang sehat, berintegritas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Share Halaman Ini :