LASKARTILOKA 2026 : “Semangat Kartini di Era Modern”
Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini, seorang tokoh emansipasi perempuan Indonesia. Lahir pada tahun 1879 di Jepara, Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. Melalui pemikiran dan surat-suratnya yang kemudian dibukukan dalam “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Kartini menyuarakan pentingnya pendidikan, kesetaraan hak, dan kebebasan perempuan dalam menentukan masa depan. Di tengah keterbatasan budaya pada masanya, Kartini berani berpikir maju dan memperjuangkan perubahan, sehingga menjadi inspirasi bagi generasi hingga saat ini.
Selasa, 21 April 2026 cuaca cerah di SMK Negeri Jumo sejalan dengan semangat seluruh warga sekolah dalam memperingati Hari Kartini. Peringatan ini menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sekaligus pengingat pentingnya kesetaraan, keberanian, dan semangat berkarya.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang seluruh petugasnya adalah siswa perempuan. Setelah itu, OSIS menggelar “LASKARTILOKA 2026”, lomba Fashion Show ala Mas dan Mbak SMK Jumo yang diikuti perwakilan setiap kelas.
Kegiatan ini tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga melatih percaya diri, keberanian, dan wawasan peserta tentang nilai perjuangan Kartini di era modern.
Ibu Susi Purwanti, S.Pd selaku dewan juri menyampaikan, “Seorang Mas dan Mbak sejati harus elok rupa sekaligus tajam dalam pemikiran.”
Pesan ini mengingatkan bahwa kecantikan sejati tidak hanya dari penampilan, tetapi juga kecerdasan, keberanian, dan kepedulian.
Selain itu, semangat Kartini juga perlu diimbangi dengan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri bangsa. Nilai seperti gotong royong, unggah-ungguh (tata krama), rasa hormat kepada guru dan orang tua, serta kecintaan terhadap budaya daerah harus terus dijaga dan diwariskan di lingkungan pendidikan. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, generasi muda diharapkan tidak melupakan akar budayanya, melainkan mampu mengintegrasikan nilai tradisional dengan pemikiran modern. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya mencetak individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan memiliki identitas yang kuat sebagai bangsa Indonesia.
Melalui LASKARTILOKA 2026, siswa diajak meneladani semangat Kartini dengan rajin belajar, berani bermimpi, dan siap menghadapi perubahan zaman sebagai generasi yang cerdas, mandiri, serta membawa dampak positif bagi sekolah dan masyarakat.